Total Tayangan Laman

Arsip Blog

Powered by Blogger.

::: Mereka Yang Mendapat Hidayah Setelah Bandingkan Al Qur'an VS Injil :::

 ::: Ko Wee Ming, Rela Kehilangan Segalanya Demi Islam :::


Alhamdulillah, setelah hampir setahun dalam pergumulan batinnya dan dalam kesendiriannya berhijrah kedalam Islam, meskipun tidak ada yang membina dan mendampinginya, dia tetap mempertahankan imannya, Allah mempertemukan ko Wee Ming (baju hitam) dengan pembina Mualaf Center Indonesia Yogyakarta ustadz Muhammad Amrullya Mustafid Yahya (baju loreng) di acara tafsir Qur'an semalam.

Subhanallah segala ujian, cobaan, tantangan dan rintangan yang dialaminya meskipun harus dihina, dikucilkan, disingkirkan karena berhijrah kedalam Islam dan bahkan kehilangan pekerjaan dan istrinya... beliau dengan sabar dan ikhlas menjalani semua kesakitan dan kehilangan itu.. semua itu telah mendewasakannya.

Saudaraku, ingatlah bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah bersabda :

"Sesungguhnya tidaklah engkau meninggalkan sesuatu karena Allah 'Azza wa Jalla, kecuali Allah akan menggantikannya bagimu dengan yang lebih baik bagimu" (HR Ahmad no 23074)

Dan (ingatlah) ketika Allah memberitahu: Demi sesungguhnya! Jika kamu bersyukur niscaya Aku akan tambahi nikmatKu kepada kamu dan demi sesungguhnya, jika kamu kufur ingkar sesungguhnya azabKu amatlah keras." (Surah Ibrahim 14: Ayat 7)

When you give up something because of Allah, something better WILL COME ALONG.

Percayalah kepada Allah saja dan percaya juga kalau kejadian buruk akan berakhir, kemudahan akan menghampiri, Ingatlah, sesudah kesulitan, datang kemudahan, sesudah kesulitan, datang kemudahan yang diperlukan hanya PERCAYA PENUH KEPADA KEMAMPUAN ALLAH AZZA WA JALLA.

Sumber :
https://www.facebook.com/mualafindonesia


*****
::: Foto Sebelum Dan Sesudah Mualaf :::


Ini adalah foto saudara kita dari Philipina. Beliau mendapatkan hidayah setelah serius mencari kebenaran.
Subhanallah Alhamdulillah.


*****

::: Albert (mantan Kristen) :::

Alhamdulillah,
Allahu Akbar !
Bertambah lagi saudara kita yang baru Albert (mantan Kristen).
Baru saja bersyahadat bersama team Mualaf Center Indonesia Bandung, hidayah milik Allah Subhanahu Wa Ta'ala menghampiri dan disambutnya disaat team Komunitas Mualaf Jogja mempersiapkan diri menghadapi tantangan dari Gereja Bethel Indonesia Atheleia dan menjelang kaum paganisme bersiap merayakan perayaan Natal.


Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): "Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu", maka di antara umat itu ada orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah dan ada pula di antaranya orang-orang yang telah pasti kesesatan baginya. Maka berjalanlah kamu dimuka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul). QS. 16:36

Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia...! QS. 17:23

Kita doakan saudara kita yang baru ini senantiasa qonaah, dimudahkan oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala dan istiqomah. Aamin.


*****

::: Christiant Deutsch dari Jerman & Deng Zhou dari China :::

Ketika hidayah telah datang itulah tanda cinta, ampunan dan kasih sayang dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala

Jika Allah Azza wa Jalla menginginkan kebaikan bagi hamba-Nya maka dia ditetapkan diatas Islam (agama yang diridhoi Allah) dan dimatikan dalam beragama Islam

Allahu Akbar !

Bertambah lagi saudara kita bernama Christiant Deutsch dari Jerman yg baru sore kemarin bersyahadat dan Deng Zhou dari China yang baru saja bersyahadat.
 

Kita doakan saudara-saudara baru kita senantiasa dimudahkan dan istiqomah dalam Islam, Iman dan Ihsan.

Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan. [QS An-Nahl:97]

"Alloohummakhtim lanaa bil-islaami wakhtim lanaa bil-iimaani wakhtim lanaa bi husnil khootimati" — bersama Ade Ajat Sudrajat.

Sumber :
https://www.facebook.com/mualafindonesia

*****

::: Dokter Hindu Dari India :::
 
Al Qur’an mengajarkan untuk membina hubungan baik dengan umat beragama, dan mengembangkan sikap berlomba-lomba menuju kebaikan (QS 5:48) bukan pengunggulan diri sendiri dan memupuk kebencian terhadap umat lain.


Alhamdulillah dialog selama ini berlanjut ke syahadat sore tadi..

Doakan dan sambut saudara baru kita seorang dokter, beridentitaskan hindu berkewarganegaraan india yang sedang melanjutkan S2 Kedokteran di Universitas Gajah Mada, Jogjakarta

Semoga senantiasa menikmati kebahagiaan dan kegembiraan Islam, Iman dan Ihsan..

Kami mualaf, kami bangga menjadi muslim..

Team Mualaf Center Indonesia Yogyakarta.


*****

::: "AIR SUSU" Dibalas "AIR TUBA" Dulu Muslim Myanmar Bantu Para Biksu Saat Musibah Banjir Hebat, Sekarang Muslim Di Buru Dan Di Bantai ! :::

INIKAH "AIR SUSU" DIBALAS "AIR TUBA"? Saat banjir hebat melanda Myanmar pada tahun 2015 lalu, Muslim Myanmar termasuk yang aktif terjun langsung membantu para korban banjir, termasuk para biksu.

Myanmar dilanda banjir hebat tahun 2015. Banjir mulai meluas hari Minggu (2/8/2015) yang disebabkan oleh hujan deras telah menewaskan 81 orang dan 210.000 orang lainnya menderita karena kekurangan bahan makanan dan tidak adanya tempat pengungsian yang memadai.

Pemerintah Myanmar mengakui tidak memberikan respons yang cukup dalam menangani banjir, lapor media pemerintah.

Koran The Global New Light of Myanmar mengutip Menteri Penerangan Myanmar, Ye Htut, yang mengatakan peringatan banjir tidak diterima semua orang dan terjadi kebingungan terkait usaha pengungsian.

Banjir pada musim hujan tahun 2015 dipandang cukup parah. Pemerintah Myanmar pun langsung meminta bantuan internasional. Kementerian penerangan Myanmar memohon kepada PBB untuk segera memberikan bantuannya.

Di tengah keprihatinan dan penderitaan akibat musibah banjir ini ada realita yang membuat takjub dunia.

Sebagaimana dipublikasikan pada laman Facebook Myanmar Muslim Media, sejumlah foto “memotret” bantuan untuk para korban banjir yang dilakukan oleh lembaga kemanusiaan Muslim Myanmar Aid, Kamis (6/8/2015). Bantuan yang diberikan berupa bahan makanan, pakaian dan obat-obatan.

Muslim Myanmar Aid mendistribusikan beragam bantuan kepada warga Myanmar dan para Bhiksu Budha. Mereka juga memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang menjadi korban banjir.

Padahal dunia tahu, minoritas mulim Myanmar terutama etnis Rohingnya mengalami diskriminasi luar biasa yang dilakukan oleh pemerintahan Myanmar dan para biksu sejak dulu hingga sekarang.

Namun musibah bnjir ini membuktikan bahwa Umat Islam akan memberikan bantuan bagi siapa yang membutuhkan tanpa membedakan agama karena sesungguhnya Islam adalah rahmatan lil'alamin.





Sumber :
http://www.portal-islam.id/2017/09/air-susu-dibalas-air-tuba-dulu-muslim.html

::: KESAKSIAN Wartawan BBC : "Saya melihat desa Muslim sengaja dibakar !" :::


Wartawan BBC Jonathan Head ikut rombongan wartawan yang dengan pengawalan aparat pemerintah Myanmar mengunjungi Maungdaw di Rakhine.

Berikut kesaksian Head, antara lain ketika menyaksikan sendiri bagaimana 'sekelompok anak muda pemeluk Buddha di Rakhine membakar rumah-rumah' di satu desa yang ditinggalkan warganya yang mengungsi:

Saya adalah bagian dari rombongan wartawan yang diundang oleh pemerintah Myanmar untuk melihat keadaan di Maungdaw, di negara bagian Rakhine.

Syarat untuk mengikuti perjalanan ini adalah kami harus selalu berkelompok, tak boleh jalan sendirian, dan mengikuti agenda perjalanan ke tempat-tempat yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

Permintaan untuk mengunjungi tempat-tempat lain yang kami nilai menarik, bahkan lokasinya sebenarnya tak terlalu jauh, ditolak dengan alasan keamanan.

Dalam perjalanan kembali dari daerah Al Le Than Kyaw, di selatan Maungdaw, kami melihat asap membumbung ke angkasa, yang mengisyaratkan rumah-rumah baru saja dibakar.

Polisi mengatakan warga Muslim sengaja membakar rumah-rumah mereka, meski kami tahu sebagian besar warga Muslim ini sudah meninggalkan desa mereka, setelah milisi Tentara Pembebasan Rohingya Arakan menyerang pos polisi pada 25 Agustus.

Kami bisa melihat setidaknya tiga asap yang membumbung dan mendengar tembakan sporadis.

Kami juga melihat asap tebal berwarna hitam dari desa di tepi sawah.

Kami langsung memutuskan untuk melihat dari dekat dengan melewati persawahan. Kami melihat api masih menyala dari beberapa rumah pertama. Seluruh rumah di desa ini habis terbakar hanya dalam waktu sekitar 20-30 menit.

Terlihat dengan jelas bahwa desa ini sengaja dibakar.

Ketika kami berjalan memasuki desa, kami melihat sekelompok anak muda berbadan kekar membawa parang dan pedang. Mereka meninggalkan desa. Ketika kami berusaha mewawancarai, mereka menolak direkam dengan kamera.

Namun rekan saya, seorang warga Myanmar, bisa berbicara dengan mereka. Mereka mengaku warga Buddha Rakhine. Salah seorang di antaranya mengakui sebagai orang yang memulai membakar rumah-rumah di desa ini.

Ia juga mengatakan dibantu oleh polisi.

Kami masuk lebih jauh dan melihat madrasah yang atapnya juga terbakar. Api dengan cepat menyebar ke beberapa rumah di sekitarnya.

Tidak ada orang di desa ini. Orang-orang yang baru saja kami temui adalah pelaku pembakaran. Di jalan desa kami melihat peralatan rumah tangga, mainan anak-anak, dan pakaian perempuan berserakan.

Kami menemukan jeriken bensin di tengah jalan.

Begitu kami keluar semua rumah di desa ini habis terbakar, yang terlihat hanya sisa-sisa berwarna hitam.

Link: http://www.bbc.com/indonesia/dunia-41195759

***

Rezim Suu Kyi mengkambinghitamkan dan memfitnah ARSA yang melakukan pembakaran.

Namun seperti hasil investigasi Jonathan Head, yang membakar bukan ARSA, melainkan milisi Budha dengan dibantu pihak keamanan Myanmar.

Suu Kyi ternyata paket komplit: PEMBANTAI, PEMBOHONG, PENIPU

MEMANG LAYAK DIHUKUM MATI!!!
 

Sumber :
http://www.portal-islam.id/2017/09/kesaksian-wartawan-bbc-mentahkan.html

::: BIADAB! Ulama Terkemuka Rohingya Syeikh Faizul Islam Ditembak Mati Tentara Myanmar ! :::

Seorang ulama’ terkemuka Rohingya mati dibunuh tentera Myanmar hari Jum'at (8/9/2017).

Ulama’ berkenaan, Sheikh Faizul Islam ditembak mati bersama lima anak muridnya termasuk dua orang wanita.

Berita sedih itu disampaikan oleh penceramah Malaysia, Ustaz Ahmad Dusuki Abd Rani melalui laman Facebook beliau hari Jum'at kemarin.

“Baru menerima khabar duka, Syeikh Faizul Islam, ulamak besar di bumi Rohingya baru sahaja dibunuh bersama pengikutnya oleh Junta regim Myanmar,” tulis beliau.

Ustaz Ahmad Dusuki turut menyelar keganasan yang berlaku terhadap kaum Rohingya di Myanmar dan berharap agar pembunuhan besar-besaran itu dapat dihentikan dengan segera.

Semoga Allah SWT merahmati Sheikh Faizul Islam dan mereka yang terkorban.

Al-Fatihah…

Sumber:
http://www.portal-islam.id/2017/09/biadab-ulama-terkemuka-rohingya-syeikh.html



APAKAH KITA AKAN DIAM SAJA ?

::: Yori Natalia Sitompul: "Karena Cinta Yesus Saya Masuk Islam." :::

Ini kisah seorang mualaf yang membanggakan bagaimana bukti IMAN bisa menghadapi segala COBAAN yang menghadang.

Padahal baru sebulan mempelajari Islam. Namun subhanallah... kita-kita yang dari lahir sudah Islam merasa malu dengan keteguhan IMAN saudari kita ini.

Yori Natalia Sitompul (22 tahun) telah mengikrarkan Syahadat masuk Islam pada Jum'at kemarin, 25 Agustus 2017 dengan dibimbing Ustadz Triswara dari IZI (lembaga amil zakat 'Inisiatif Zakat Indonesia') dan Mualaf Center Darussalam di TPQ Darul Amanah Bekasi.

Yori Natalia Sitompul menuturkan dia telah mempelajari agama Islam selama satu bulan sebelum memutuskan bersyahadat. Dari mempelajari Islam dan membandingkan dengan Bible, Yori akhirnya menemukan kebenaran Islam padahal dulunya dia benci Islam.

"Dan karena cinta Yesus saya masuk Islam..," ujar Yori Natalia Sitompul.

Namun, keputusan Yori Natalia Sitompul untuk masuk Islam ini tidak diterima oleh keluarganya, bahkan oleh keluarganya Yori Natalia Sitompul dilaporkan ke polisi.

Yori juga dituding masuk Islam karena pacarnya (soal cinta) yang langsung dibantah Yori bahwa dirinya semenjak mengenal Islam sudah tak lagi pacaran karena hukumnya dilarang dalam Islam tidak seperti gereja.

Yori juga memilih untuk meninggalkan rumahnya karena merasa nyawanya terancam. Yori pamit kepada bapak ibunya via SMS untuk pergi dan kini sementara di Pondok Mualaf.


Berikut secara lengkap penuturan Yori Natalia Sitompul yang disampaikan di akun fb-nya tadi malam (27/8/2017):

[Tulisan Pertama]

Alhamdulillah,

Sebulan saya mempelajari Islam dan saya memutuskan masuk Islam hari Jumat kemarin (25/8/2017). Semua adalah keputusan saya sendiri dan tidak ada yang mempengaruhi atau memaksa saya.

Setelah masuk Islam saya memutuskan untuk tidak berpacaran dan mencari lingkungan baru..
Karena dalam Islam pacaran itu haram dan engkau adalah dengan siapa sahabatmu..

Tidak semua orang menghargai keputusan saya, bahkan banyak yang membenci..
Semua itu saya terima dengan ikhlas, karena kalian sama seperti saya dahulu..

Kita pernah membenci Islam karena ketidak tahuan kita dan karena lingkungan kita yang tidak mengerti apa itu Islam.. Kita pernah salah memahami tentang Islam, supaya paham Islam silakan pelajari dari buku pedomannya yaitu Alquran.

Karena tidak ada 1 ayat pun di bible Yesus mengatakan bahwa Akulah Tuhan, justru Yesus menyuruh kita sembah Tuhan.. Dan karena cinta Yesus saya masuk Islam..

Saya sudah pamit ke papa mama melalui SMS karena jelas saya tidak boleh masuk Islam oleh bapa mama, mereka tidak suka Islam, buktinya bapa mama mengatakan ke ketua RT dan orang banyak lebih baik saya jadi bangkai daripada saya masuk Islam. Saya memilih pergi karena Allah dan untuk Allah karena saya hanya kembali kepada Allah.

Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu, maka Kuberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. (QS. Luqman 15).

Jadi hentikan membully saya dan mencela saya, ini hidup saya, ini urusan saya dengan Tuhan.
Orang yang beragama dengan baik tidak akan menghina merendahkan dan menista agama lain.

Salam damai....... 


(Yori Natalia Sitompul)

*****


[Tulisan kedua untuk menjawab tudingan Bang Dea]

Bang Dea jangan menuduh sembarang, saya masuk Islam bukan karena cinta apalagi manusia.

Saya berani sumpah demi apapun saya sudah tidak pacaran dan saya putuskan pacar saya.

Dalam Islam pacaran itu HARAM bang! Beda sama ajaran gereja.

Janganlah seorang laki-laki berduaan dengan seorang wanita yang tidak halal baginya karena sesungguhnya syaithan adalah orang ketiga di antara mereka berdua kecuali apabila bersama mahromnya. HR. Ahmad.

Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.(QS. Al Isro’ [17] : 32).

Iman itu masalah keyakinan dan pribadi dijamin Undang - Undang bang. Jadi abang jangan abang menghina iman orang ! Tobat bang ! Orang yang beriman dan beragama dengan baik tidak akan menghina merendahkan dan menista agama dan iman orang lain bang.

Saya pergi Jumat, 25 Agustus 2017 syahadat sama ustadz Triswara, trus saya putuskan tinggal di pondok Mualaf, supaya saya bisa lebih menjalani Islam dengan baik, kok tiba - tiba hari ini saya dikirimi laporan polisi 26 Agustus 2017.



Saya tadi sudah telpon Polsek Tambun (021) 8802738, jelaskan semuanya ke Bripda Jamaludin.

Saya sudah 22 tahun, sudah dewasa dan biasa juga sering nginap gak ada masalah, jadi gak perlulah ke Polsek Tambun lapor - lapor polisi segala, saya sudah pamit kok.

Saya sayang papa mama, tapi Allah lebih sayang lagi sama saya, saya akan tetap hormat dan memilih menjauh supaya saya bisa ibadah dan menjalani Islam.

Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu, maka Kuberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.(QS. Luqman 15).

Banyak bukti bapa mama teriak - teriak di rumah teman aku didepan banyak orang bilang Lebih baik jadi bangkai juga yang penting dibawa pulang kerumah.

Itu satu diantara banyak bukti kalau saya masuk Islam mau dibunuh, makanya saya pergi diam - diam dan pamit lewat SMS. Kalau saya dirumah saya gak bisa bayangkan apa yg akan dilakukan ke saya.



Mau gimana lagi bang, saya pengen hidup damai dan tenang, saya pengen berani hadapi mati yang datangnya tiba - tiba, saya pengen mati dalam keadaan Islam, karena hanya kepada Allah saja kita kembali.

Berhenti ganggu saya dan hormati agama orang lain, tapi kalau gak mau ya sudah nikmati sesuka kau ya Bang Dea.

Saya sekalian kirimin bukti - buktinya ya bang..

Ini masalah hidup dan mati, masalah surga dan neraka.. Ini pilihan saya, ini antara saya dan Tuhan Semesta Alam, hak saya dan bukan urusan abang.

Salam hormat buat pak tua dan bang Dea, berhenti benci Islam bang, pelajari dari sumber yang benar tentang Islam.

Sesungguhnya orang-orang yang berkata, "Tuhan kami adalah Allah" kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka maka malaikat-malaikat akan turun kepada mereka (dengan berkata), "Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu bersedih hati; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan kepadamu." (QS. Fussilat 30).

Ya Allah, Dzat yang mengarahkan hati, arahkanlah hati-hati kami untuk selalu taat kepada-Mu. (HR. Muslim).

Wahai Dzat yang Maha Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu. (HR. At-Tirmidzi).

Without Allah iam nothing.. Allah Subhanhu wa Ta'ala lebih besar dari masalahku.
Allahu Akbar !


(Yori Natalia Sitompul)

*****


SEMOGA ALLAH Subhanahu Wata'ala MENJAGA dan MELINDUNGI saudari muslimah kita Yori Natalia Sitompul.. menjaga dan melindungi nyawanya, Islamnya, kehormatannya. Menguatkannya dari segala cobaan yang menghadang.

Hasbunallah wani'mal wakil... sungguh Allah adalah sebaik-baik pelindung dan penolong.

Sumber:
https://www.facebook.com/yorinataliasitompul/posts/1270856713019907
http://www.portal-islam.id/2017/08/yori-natalia-sitompul-karena-cinta.html

::: 30 Kepala Suku Papua Naik Haji Atas Undangan Raja Salman, Buah Dakwah Tak Kenal Lelah Ustadz Fadlan Garamatan :::

Sebanyak 30 kepala suku adat di Papua dan Papua Barat yang dibina ustadz Fadlan Rabbani Garamatan mendapat undangan khusus dari Raja Salman untuk naik haji 1438 H.

Mereka sudah berangkat ke Tanah Suci Sabtu (19/8/2017) diawali dengan silatrurahim dan pamitan ke Wapres JK.

Ini adala buah dakwah dan perjuangan da'i asal Papua, ustadz Fadlan Rabbani Garamatan.

Hampir seluruh jamaah muslim di berbagai mesjid dan perkumpulan pengajian di Indonesia mengenal siapa Ustad Fadlan Rabbani Garamatan. Ustad yang merupakan warga asli Papua ini dikenal karena kegigihannya dalam menyebarkan agama Islam di Tanah Papua sejak tahun 1980.

Kegigihan Ustad Fadlan berdakwah di Papua sampai keluar masuk penjara. Yang pertama Ustad Fadlan pernah merasakan jeruji sel tahanan dikarenakan laporan terhadap dirinya, dikarenakan Ustad Fadlan membuat geger Irian Jaya (saat itu tahun 1980-an, belum berganti nama Papua) karena seorang pendeta terkenal bernama Alfonso beserta seluruh keluarganya menyatakan masuk Islam setelah mendapat dakwah dari ustadz Fadlan.

Setelah gigih berdakwah selama tiga bulan di keluarga pendeta Alfonso, akhirnya pendeta itu bersama keluarganya mengucapkan syahadat. Akibatnya tanah Irian geger dan ustadz Fadlan ditahan selama tiga bulan tanpa pengadilan.

Keluar dari tahanan Ustadz Fadlan tidak kapok dan kembali berdakwah. Kali ini ia menuju tempat bernama Kampung Gayem di pedalaman Papua. Baru sampai ditempat tersebut kepala suku langsung melempar tombak ke salah satu kaki ustadz Fadlan dan tepat mengenai betisnya.
Iapun harus masuk rumah sakit selama beberapa minggu. Setelah sembuh ia kembali datang ke Kampung Gayem lagi hingga akhirnya kepala suku yang menombak kakinya masuk Islam. Tapi lagi-lagi, setelah mengislamkan seorang tokoh, ustadz Fadlan ditangkap dan dipenjara lagi, kali ini selama enam bulan.

Ustadz Fadlan menceritakan perjalanan dakwahnya di Papua yang fenomenal adalah saat 3712 anggota suku di Papua berhasil diislamkan dan mengucap kalimat syahadat. Metode yang ia gunakan untuk mengislamkan penduduk pedalaman ini cukup unik, yaitu dengan mengajari para kepala sukunya mandi dengan sabun dan menggunakan sampo.

Usai mengumpulkan ribuan anggota suku, ustadz Fadlan dan tim da’inya memprakktekan sholat diatas panggung yang telah mereka buat. “Begitu kami takbir, warga suku yang sudah mandi maupun yang belum mandi berdiri dan berputar mengelilingi panggung tempat kami sholat,” kata ustadz Fadlan menerangkan.

Usai sholat, kepala suku langsung loncat ke atas panggung dan bertanya kepada ustadz Fadlan, apa yang baru saja dia lakukan bersama tim da’inya. Dengan sabar ustadz Fadlan menjelaskan bahwa yang mereka lakukan baru saja itu adalah sholat untuk menyembah Allah subhanahuwata’alla.

“Dalam agama kami, kami diperintahkan sehari lima kali untuk menghadap Allah sang pencipta,” terang ustadz Fadlan kepada kepala suku itu.

“Begitu mendengar penjelasan saya, kepala suku meminta kami turun dari panggung. Kemudian kepala suku besar naik ke atas panggung bersama enam kepala suku lainnya untuk melakukan rapat adat membahas kehadiran kami,” lanjut ustadz Fadlan.

Satu setengah jam kemudian kepala suku berdiri diatas panggung dan berteriak kepada warganya “Hari ini kita senang, hari ini kita gembira, karena anak-anak ini datang mengajarkan kita agama yang benar. Dalam rapat adat kami sepakat bahwa kita semua yang berkumpul di lapangan ini mengikuti agama yang mereka ajarkan,” kata ustadz Fadlan menirukan perkataan kepala suku.

Mendengar penjelasan dari kepala suku, sontak ustadz Fadlan dan tim da’inya sujud syukur dan menangis kepada Allah Subhanahuwata’alla. Saat itulah sebanyak 3712 warga pedalaman mengucapkan kalimat syahadat dan memeluk Islam.(dm).

Sumber :
http://www.portal-islam.id/2017/08/30-kepala-suku-papua-naik-haji-atas.html

::: Persekutuan Gereja dan Lembaga Injil Indonesia Dukung penuh Pembubaran HTI, Setelah Itu FPI diincar :::

Persatuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia (PGLII) mendukung langkah pemerintah untuk membubarkan organisasi masyarakat Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Sikap ini diambil menyikapi polemik yang terjadi setelah diterbitkannya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 atas perubahan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan.

“Mendukung penuh pemerintah untuk membubarkan organisasi masyarakat Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan ormas-ormas lain yang kegiatannya terindikasi bertujuan mengganti Pancasila dengan ideologi lain,” ujar Pendeta Ronny Mandang dalam rilis yang diterima Panjimas.com, Selasa (18/7).

Tidak hanya HTI, PGLII pun mendesak pemerintah untuk membubarkan Front Pembela Islam (FPI). “Mendesak pemerintah untuk membubarkan ormas Front Pembela Islam (FPI) yang nyata-nyata telah menunjukkan sikap yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945,” tuturnya.

Rabu pagi 19 Juli 2017, pemerintah melalui Kementerian Hukum dan HAM akhirnya resmi mencabut badan hukum Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Dirjen Administrasi Hukum Umum Kemenkumham Freddy Haris.

Ini menunjukan semakin terlihat nyata bahwa orang-orang non-muslim sangat memusuhi dan berambisi untuk memadamkan cahaya Islam. Mereka tak rela jika dakwah Islam berkembang di Indonesia. (PM/Ram).

Sumber :
https://www.eramuslim.com/berita/nasional/awas-persekutuan-gereja-dan-lembaga-injili-indonesia-dukung-penuh-pembubaran-hti-setelah-itu-fpi.htm

MASIH MENGANGGAP KRISTEN TOLERAN ?